Wednesday, October 19, 2011
Goodreads Indonesia - Anugerah Pembaca Indonesia 2011 (showing 1-29 of 29)
Alhamdulillah, setelah cetak ulang dalam beberapa bulan peredaran, kali ini buku kami masuk daftar Nominasi penerima Anugrah Pembaca Indonesia -IKAPI 2011
Friday, March 25, 2011
Undangan Apresiasi Pray For Japan di Taman Budaya Padang
Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Bpk, Ibu, Kanda, Dinda dan Saudaraku yang di Rahmati Allah di Sumatra Barat,
Bersama ini kami sampaikan undangan agar kiranya kita semua dapat berpartisipasi dalam acara
"Apresiasi Pray For Japan" yang InsyaAllah akan dilaksanakan pada:
Hari/tgl : Sabtu/26 Maret 2011
Tempat : Taman Budaya Padang
Waktu : 16.00 WIB s/d selesai
Kegiatan :
Silaturahmi dan dialog dengan rasa empati atas musibah yang melanda Negeri Sakura
Pengumpulan dana diselingi pertunjukan seni (puisi, lagu dan tari), merangkai origami dan sumbang kesan/harapan yang akan dipersembahkan oleh Persada Sumatra Barat, Kappija, Sastra Jepang UNAND, Sastra Jepang UBH, Akamaru kurabu, Minang kikin, FLP Sumbar dan seluruh yang berhadir.
Acara ini Insya Allah dapat terselengara berkat kerjasama PADANG TV, Taman Budaya PAdang, SIPP FeMale Radio dengan berbagai organisasi diatas
Atas kehadiran dan partisipasi semua pihak,
Kokoro kara, Arigatou Gozaimasu... ganbarimasyou!
Hormat Kami
Panitia
Monday, March 21, 2011
Ralat berita La Tahzan for Student Launching News di Padang TV
Pada tanggal 5 Maret 2010 lalu buku La Tahzan for Student di launching di Padang, melalui workshop kepenulisan dan diskusi dengan atase pendidikan KBRI Tokyo dalam rangkaian acara FSI Week FSI FMIPA UNAND.
Ralat Penulis terkait berita yang dibuat Padang TV adalah sbb:
1. Penulis buku LTFS adalah 15 orang pelajar dan alumni pelajar Indonesia di Jepang (bukan 3 orang wanita)
2. Kehadiran Prof Edison Munaf dalam acara ini adalah sebagai Atase Pendidikan Di KBRI Tokyo yang juga telah memberikan kesan membaca di buku LTFS
Doumo arigatou gozaimashita
Saturday, March 19, 2011
Tak Seorangpun Berani Menghentikan
“Saat gempa, sedang ada rapat penting para professor yang sangat menentukan berbagai kebijakan akhir instansi saya di Universitas Kyoto. Segera setelah gempa dengan kekuatan 9.0 Skala Richter, rapat dilanjutkan dan tak seorangpun berani menginterupsi agar dihentikan, mengingat pentingnya rapat itu. Sekitar dua jam kemudian, barulah semua menyadari bahwa rapat harus dihentikan setelah banyak pihak luar ingin menkonfirmasi pimpinan kami terkait gempa yang terjadi. Saat itu tsunami telah meluluh lantakkan Sendai dan beberapa wilayah lainnya di Jepang…,” tanpa ditanya Prof. Hiraishi Tetsuya menceritakan keadaan yang beliau alami saat gempa dan tsunami melanda Jepang.
“Sedih, begitu banyak korban dan kehancuran. Tsunami datang 15 menit setelah gempa terbesar. Sistim warning telah bekerja, tapi kebanyakan warga tak punya cukup waktu untuk mengevakuasi diri. Apalagi karena pekerjaan saya adalah merancang dan memikirkan bagaimana caranya efek tsunami tidak menyebabkan kerusakan pada daerah pantai di Jepang. Namun semua yang terjadi pada tanggal 11 Maret 2009, ternyata diluar prediksi kami. Selama ini kami di Jepang memikirkan dan mengupayakan memperkecil akibat gempa dan tsunami dengan perkiraan kekuatan maksimal gempa yang akan muncul adalah 8.6 Skala Richter. Yang muncul ternyata 9.0. Artinya, energi yang muncul puluhan kali lebih besar, sehingga tembok penghalang yang kami bangun tidak berfungsi sebagai mana mestinya,” jelas sang Professor ketika ditanya bagaimana perasaan beliau terkait musibah di Jepang.
“Saya telah mengatur kedatangan ke Padang sejak beberapa saat yang lalu ini untuk menjajaki kerjasama dengan pakar UNAND terkait persiapan kami menghapai gempa dan tsunami. Sumatra telah berpengalaman. Siapa sangka bencana ini datang. Saya tidak yakin apakah akan mendapatkan bantuan dana lagi dalam waktu dekat mengenai penelitian ini mengingat pemerintah tentu harus mengeluarkan banyak dana untuk proses pemulihan akibat gempa dan tsunami, ditambah lagi adanya ledakan reaktor nuklir. Tapi kita tidak boleh menyerah, karena justru dari fakta yang ada saat ini, penelitian harus terus berkanjut untuk membuat prediksi ke depan berdasarkan pola yang ada sekarang!” ujar Prof optimis.
"Setelah evakuasi, saya yakin Jepang akan bergegas untuk pemulihan dalam 2 sampai 3 tahun kedepan. Terimakasih atas rasa simpati masyarakat Padang pada kami. Semoga Padang juga belajar dari bencana ini dan dapat mempersiapkan kota ini seandainya gempa dan tsunami melanda,' jelas Prof ketika ditanya apa langkah Jepang dewasa ini terhadap bencana yang telah terjadi.
Saran untuk Padang?
"Sosialisasi ke masyarakat harus lebih di tingkatkan. Jalur evakuasi dan cara yang jelas harus diajarkan lebih baik dan terus menerus. Waktu evakuasi 20 menit setelah gempa saya pikir masuk akal, walaupun 30 menit sebenarnya lebih baik. Tapi untuk Padang, kekuatan tsunami akan tersaring oleh beberapa pulau kecil seperti Mentawai dan lainnya, sehingga akan cukup waktu."
Dikutip dari Siaran bersama SIPP FeMale Radio Padang, 15 Maret 2011, pukul 20.00-21.00 WIB, bersama Prof. Tetsuya Hiraishi, Disaster Prevention Research Institute, Kyoto University. Terimakasih pada Pak Uyung, Pak Hakam dan Tina (Dekan , PD3 dan panitia pendamping Fakultas teknik UNAND) untuk memfasilitasi kedatangan narasumber ke studio. Pastinya arigatou gozaimasu untuk Mba Ell Dahlan, Devi dan Utie brotherhood of SIPP FeMale Radio.
Sunday, March 13, 2011
Launching buku La Tahzan for Student bersama Atase pendidikan KBRI Tokyo
Alhamdulillah, berkat kerjasama banyak pihak, Mailinglist FLP Jepang, Mailinglist LTFS, FSI FMIPA UNAND, LPPH, SIPP Female Radio, Padang TV, Mizan, Andalas Merchandise dan Bpk Prof. Edison Munaf, acara dapat berjalan sesuai harapan. Semoga banyak manfaat yang didapat oleh lebih dari 200 peserta dan pembaca LTFS. Minna arigatou gozaimashita :)
Tuesday, February 15, 2011
Launching I Buku LaTahzan For Student dan Kopdar Penulis buku2 Inspiratifnya LPPH (LTFT, dll)
Ada yg bilang; "kok wanita semua?'. naa, kenapa hayoo??
Alhamdulillah bisa menyaksikan langsung peluncuran buku terbarunya FLP Jepang. Pada saat yang sama, yang tak kalah serunya, bisa kopdaran dgn beberapa penulis luar biasa yang sebelumnya baru bisa ditemui di dunia maya (mailing list maupun multiply).
Dan, hm.....ssennnnaaangnyaaa .... :)
Tuesday, February 8, 2011
Telah Terbit !: Buku La Tahzan For Student, persembahan FLP Jepang-LPPH
dengan bangga kami informasikan, buku terbaru FLP Jepang, "La tahzan for students" sudah terbit!
Buku ini mengisahkan perjuangan para pelajar Indonesia dalam menuntut ilmu di negeri Jepang. Ide berawal dari kegundahan seorang pelajar yang sering menghadapi rintangan selama kuliahnya. Dengan maksud berbagi semangat dalam belajar, dia mengajak beberapa pelajar dan mantan pelajar di Jepang untuk bergabung menuliskan kisah perjuangan mereka.
Selain kisah perjuangan para pelajar, buku ini dilengkapi dengan:
1. Tips Mencari Beasiswa ke Jepang (Febty F dan Rahma N)
2. Tips Mencari Profesor (Khoirul Anwar)
3. Tips Belajar Bahasa Jepang Secara Mandiri (Dina Faoziah)
4. Tips Hidup Murah di Jepang (Ami Mizuno dan Sri Yayu)
5. Tips Jalan-Jalan Murah di Jepang (Ami Mizuno dan Sri Yayu)
Buku tersebut bisa didapatkan di toko-toko buku seperti Gramedia dan Gunung Agung di Indonesia. Bagi pemesan di Jepang dan Indonesia, anda bisa menghubungi para penulis yang ada di buku ini. Informasi lengkapnya mohon dilihat di:
http://flpjepang.net/public_html/ltfs/Penulis.html
Berikut adalah beberapa komentar dari pembaca:
1. Saya Putri (mhsswa dr sumbar), kemaren hbs bca tulisan bapak dlm buku Laa Tahzan for Students (terbitan Lingkar PEna). Subhanallah wl hamdulillah, kisah bapak begitu menginspirasi putri, yg kemaren sempat "down" gara2 kuliah.. hhe
Kbetulan di halaman akhir disediakan biography penulis, jadilah putri mengontak "manusia2 hebat" disana, termasuk bapak.. Kapan2 boleh crita lebih lanjut kan pak? - Dikirimkan ke Lisman Suryanegara
2.Cuma hanya ada satu kata WOW,,,pengalaman dan pelajaran yang sangat memotivasi... Jepang yang menjadi referensi yang wah..dikalangan para pencari ilmu menjadi masukkan yang sangat menginspirasi...
Lebih enaknya, dalam buku ini juga disertai Tips-tips yang luar biasa dari orang-orang yang subhanallah luar biasa juga,,,semoga laila tidak malu untuk memiliki impian yang sama,,melanjutkan studi ke negri Jepang ....SUMANGAIK... man jadda wa jadda...Jika kita bersungguh-sungguh yakinlah Allah kan slalu membantu untuk mewujudkan impian kita!!!
Laila Najmi-FMIPA UNAND-Dikirimkan ke Henny Hewina Hanif
3.Dengan dikirimnya email ini kepada para Penulis Buku "La Tahzan for Students", artinya saya telah selesai membaca kisah-kisah Anda semuanya. Sungguh merupakan kisah yang hebat dan membakar semangat, terutama kisah dari Mas Khoirul dan Mbak Yayu yang cukup lengkap bercerita perjuangan di sana. Kisah-kisah dari penulis lain juga memberikan gambaran yang menarik lagi tentang kehidupan dan perjuangan di Jepang. Dan, kalau boleh memberi nilai, saya berikan nilai 9 untuk buku ini :-)
Joko Setiawan-Bandung: dikirimkan ke semua penulis!
4. Assalam Wb.Wb...Subhanallah isi bukunya luar biasa buk,,,Via yang sebelumnya gak pernah punya mimpi untuk kuliah di Jepang..eh,,tiba2 jadi berimpian kepengen kuliah disana juga...walaupun hanya baru mimpi, tapi mimpi awal dari segalanya kan buk...?he2..makasih atas limpahan pengalaman yang telah pernah di alami buk...
budaya jepang yang sangat bersahabat dan tidak jauh bedanya dengan budaya kita (kan sama2 budaya timur)..dan juga sangat penasaran gimana pemandangan salju berjatuhan dan indahnya musim semi disana...makasih inspirasi yang sangat luar biasa buk ^_^ (auvianis bio 07/ Via- Padang)-Dikirimkan ke Henny Hewina Hanif
Jadi, buruan dapatkan bukunya dan raih inspirasinya!
Keterangan foto:
1. Cover LTFS
2. Laila dan Najmi chan :)